Filler Adalah: Efek Jangka Panjang Apabila Melakukan Filler Wajah

Filler adalah   salah satu tren kecantikan yang sedang populer saat ini. Lalu apa bedanya filler dan botox? Keduanya memang merupakan salah satu cara atau treatment yang saat ini sedang populer dalam dunia kecantikan. Tapi sebenarnya kedua hal tersebut berbeda. Jadi botox adalah salah satu jenis tips kecantikan yang digunakan untuk mengisi kerutan yang ada pada bagian wajah. Sedangkan filler yakni biasanya berupa penyuntikan cairan hyaluronic acid dengan menggunakan bahan natural yang berasal dari tubuh dan digunakan untuk mengisi bagian cekungan dari tubuh seperti untuk menonjolkan tulang pipi dan bibir.

Filler saat ini sedang banyak dicari oleh para pemuda karena dipercaya mampu untuk menjawab setiap masalah kecantikan yang ada pada wajah mereka. Apabila dipikir mana yang lebih dulu muncul antara cekungan yang ada pada wajah atau kerutan pada wajah? Jawaban yang paling tepat adalah cekungan. Jadi kebanyakan kulit orang Asia memang lebih mudah untuk mengalami cekungan. Maka dari itu, tidak heran apabila orang lebih banyak yang memilih filler daripada botox. Selain itu kebanyakan dari orang Asia juga ingin memiliki wajah yang berdimensi.
 
Akan tetapi pada kenyataannya memang masih banyak orang yang berpikiran bahwa melakukan filler itu sakit. Akan tetapi pada kenyataannya hal tersebut bisa dilewati dengan mudah dan tidak perlu khawatir apabila Anda memiliki rencana untuk melakukan filler pada bagian wajah Anda. Ada banyak dari bagian wajah yang bisa di filler seperti contohnya adalah bagian bibir, kantung mata, tulang rahang. Filler memang akan membuat tampilan wajah menjadi lebih sempurna tetapi Anda juga perlu tahu bahwa filler juga memiliki efek jangka panjang yang cukup berbahaya. Berikut ini adalah penjelasannya:
 

  1. Pembengkakan
    Biasanya setelah melakukan suntik filler akan ada dampak yang cukup terlihat yakni pembengkakan pada area suntikan bekas filler tersebut. Tetapi memang pada umumnya bengkak tersebut akan perlahan hilang dalam beberapa jam setelah proses penyuntikan tersebut. Akan tetapi hal tersebut akan sangat jauh berbeda apabila Anda menggunakan implan wajah yang permanen untuk digunakan sebagai bahan filler.
     
  2. Kelumpuhan Otot
    Kelumpuhan pada otot yang ada disekitar wajah biasanya disebabkan oleh adanya kondisi keracunan yang cukup serius yang biasanya disebabkan oleh bakteri clostridium botulinum. Racun tersebut mampu untuk menimbulkan reaksi yang cukup parah yakni kelumpuhan otot sementara dan biasanya juga bisa menimbulkan bekas luka yang kecil pada daerah penyuntikan. Apabila keracunan sudah pada sampai tahap yang serius maka akibat yang ditimbulkan juga sangat luar biasa yakni kelumpuhan pada otot pernafasan.
     
  3. Kematian Sel Kulit
    Dampak lain yang disebabkan oleh filler misalnya kematian pada sel kulit. Tetapi hal ini memang lebih jarang terjadi. Akan tetapi hal tersebut bisa saja muncul jika adanya jaringan lain yang juga mengalami kerusakan secara signifikan. Kematian sel kulit biasanya akan terjadi apabila infeksi tersebut berkembang setelah proses perawatan. Hal tersebut biasanya banyak terjadi di sekitar area bibir dan dahi.
     
    Filler adalah salah satu bukti nyata bahwa kecantikan merupakan salah satu hal yang bisa didapatkan dengan mudah hanya jika kita memiliki uang yang cukup untuk melakukan perubahan pada wajah kita untuk menjadi lebih sempurna. Akan tetapi Anda juga perlu tahu, reaksi dari setiap bahan kimia yang digunakan untuk menyempurnakan tampilan wajah Anda juga memiliki efek jangka panjang yang cukup mengerikan apabila dalam prosesnya tidak dilakukan dengan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *